MAHAKARTA

MAHAKARTA

Kamis, 20 November 2014

GAME-GAME OUTBOND



GAME-GAME OUTBOND
SATUAN MANGGALA YUDHA

ü Evakuasi Bambu


Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif.
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong
Prosedur dalam permainan ini adalah :
  1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
  2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
  3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
  1. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
  2. Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
  3. Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
  4. Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik
 UMBY

ü ALMOST INFINITE CIRCLE


Peralatan yang dibutuhkan :
Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah. Stopwatch
Persiapan :
 Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya, dengan saling menyilang dengan pasangannya
Permainan :
Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya, dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang.
Aturan Main :
  • Tidak boleh memotong tali.
  • Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan
Teaching point :
1.      Problem solving
2.      Melatih kesabaran’
3.      Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain.
4.      Saling pengertian

 

 

 

Ball Tossing


Teaching point :
1.      Fokus pada pekerjaan
2.      Sensitivitas terhadap orang lain
3.      Pelayanan prima
4.      Inovasi
Perlengkapan : Tiga buah bola plastic, Stopwatch, Pluit
Cara permainan :
Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain. Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain. hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya.
Tolok ukur :
Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain.
Jumlah bola jatuh
Debriefing :
Menanyakan pengalaman individu dari permainan
Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim

 

Frantic Balloon


Teaching point :
1.      Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi.
2.      Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi
3.      Menyusun perencanaan strategik
4.      Mengimplementasikan rencana yang disusun
5.      Kerjasama dalam kelompok
Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola
Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch
Cara permainan :
Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas. Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu.
Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik.
Setelah percobaan pertama, tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi.
Debriefing :
1.      Apa yang merupakan teaching pointnya
2.      Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja
3.      Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut.
4.      Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut.

 

Satu Tujuan


Tujuan games outbound ini :
  1. Kerja sama kelompok
  2. Melatih jiwa kepemimpinan (leadership)
  3. Melatih komunikasi yang efektif.
  4. Membangun jiwa kompetisi.
  5. Menempatkan  orang pada tempatnya.
Alat :
  1. Serangkaian tali
  2. Triplek (ukuran 40cmx40cm)
  3. Bola pingpong
  4. Kertas dibentuk segitiga.
Pelaksanaan.
  1. Permainan ini dilakukan secara kelompok. Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang
  2. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali, sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga.
  3. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga, di atas triplek tersebut di beri bola ping pong.
  4. Peserta tersebut pada dada dan kakinya  (pas lutut) dipasangi serangkaian tali, yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang.
  5. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali.
  6. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola.
  7. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas.
  8. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek.
  9. Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali, maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal.
Debriefing :
-          Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat?
-          Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya.
-          Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan?

 

 

ü All Stand Up


Teaching point :
1.      Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja
2.      Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik
3.      Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team.
4.      Perencanaan strategik
5.      Pergeseran paradigma kerja.
Cara permainan :
Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. Apabila berhasil, maka jumlahnya ditambah menjadi 2,3,4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan.
Kemudian tantangan diubah, dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi. Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya, tangan tidak usah berpegangan. Kemu22dian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya.
Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak.
Debriefing :
-          Faktor penunjang keberhasilan?
-          Perasaan setelah berhasil?
-          Implikasi ke tempat kerja?

 

ü Bangun Rakit


Teaching point :
-          Menyusun perencanaan yang strategik
-          Mengimplementasikan perencanaan strategik
-          Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi
-          Komunikasi yang efektif
-          Leadership
-          Kemampuan mengalokasikan sumber daya
-          Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam
Perlengkapan yang diperlukan :
-          Bambu ukuran 3,5 meter, 4 buah
-          Bambu ukuran 3 meter, 8 buah
-          Empat buah drum plastik
-          Tali /webbing
-          Tali plastik
-          Gergaji
-          Palu
-          Meteran
-          Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan
-          Pelampung
-          Helm
-          Dayung
Instruksi :
Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat. Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit.
Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang.
Bila dalam percobaan tidak safe, maka team harus membangun rakit ulang agar safe.
Debriefing :
Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta  dengan kegiatan tersebut (takut, menarik, menantang, melelahkan, membosankan)
Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasannya)
Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa.

 

ü Crocodille River


Game ini termasuk dalam kategori middle game
Teaching point :
-          Berfikir kreatif dengan paradigma baru
-          Pemecahan masalah
-          Peningkatan kualitas kerja
-          Kerjasama kelompok dalam sinergi
-          Komunikasi yang efektif
-          Ketahanan menghadapi stress.
Perlengkapan :
-          Lapangan dengan ukuran 40-40 m
-          Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team
-          Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team
-          Stop watch
Cara permainan :
Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Seluruh anggota kelompok berada di atas papan.Tantangan terberat adalah memindahkan papan dan bangku, tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh, maka game dimulai lagi dari awal.  Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat.
Debriefing :
Menanyakan teaching point yang diperoleh
Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah
Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok

 

 

 

 

ü Spider`s Web


Teaching point :
-          Sinergi antar team dan intra team
-          Mengembangkan komunikasi yang efektif
-          Mengembangkan strategi bersama
-          Membangun kepercayaan diri anggota team
-          Melatih proses pemecahan masalah
-          Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota
-          Memahamani saling ketergantungan antar sesama.
Perlengkapan :
-          Tonggak/pohon
-          Tali
-          Helm
Cara permainan:
Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. Setiap anggota team harus melewati sarang laba-laba tersebut. Kalau menyentuh tali, semua peserta harus ulang lagi dari awal.
Debriefing :
Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. Kalau hal itu terjadi, tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama?
Tanyakan, apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja?
Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali. Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja?

 

ü Birthday Line Up


Semua peserta diminta berdiri di atas papan. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu.
Teaching point :
1.      Melatih konsentrasi pada tugas.
2.      Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif
3.      Melatih untuk berinovasi
4.      Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah
5.      Kepemimpinan bersama








ü Flying Eggs

Tujuan Permainan :
  1. Meningkatkan kerjasama tim
  2. Melatih sikap kehati-hatian.
  3. Melatih psikomotorik (kasar dan halus).
Alat
Telur sejumlah kelompok/tim yang ada.
Pelaksanaan :
  1. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang.
  2. Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter.
  3. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound, lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. Dalam menerima telur, peserta menggunakan kaos yang dipakainya. Setelah menerima telur, telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir.
  4. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur.
  5. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah, dinyatakan sebagai pemenang.
  6. Semoga sukses selalu untuk anda.

ü FireWalk
Motivasi.. Imajinasi.. Aksi…
Sebelumnya diberi motivasi dan meditasi terlebih dahulu. Kuncinya adalah dengan imajinasi, logika dan pikiran akan mengikuti, ibarat lidah kita merasakan pedas saat melihat cabe (pernah kan ngalami kaya gitu). Sehingga apabila kita bisa menggunakan imajinasi yang positif, tentunya tubuh juga menghadapinya dengan positif, dan berlaku pula sebaliknya.
Awalnya se motivatornya dulu, abis itu rekan-rekan LK (pada saat itu aku masi pikir-pikir, nyoba gak ya), setelah yakin dan mantab,  celupkan kakiku di ember air, gosok-gosok di tanah, dan mulailah berjalan di atas bara api dengan santai.

ü Ball Train

Tujuan permainan ini adalah :
  1. Melatih konsentrasi peserta outbound training
  2. Termasuk dalam kategori Low Impact
  3. Melatih team work yang solid dalam team
  4. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman
Alat yang dibutuhkan
  1. Bola plastik (sejumlah peserta), bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. Namanya jadi Ballon Train.
Cara permainan :
  1. Permainan dilakukan berkelompok, dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang
  2. Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya.
  3. Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya.
  4. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start)
  5. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya
  6. Pada saat berjalan, bola tidak boleh jatuh. Apabila jatuh, harus kembali lagi dari start.
  7. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya

Ring Berpindah

Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. Dibutuhkan kekuatan, kecerdasan, dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah.
Peralatan yang dibutuhkan :
-          Ring berdiameter 15-20 cm, masing-masing kelompok 10 buah
-          Tongkat bambu berukuran 3m, masing-masing kelompok dua buah
-          Tali rafiah/tambang plastik kecil
Cara permainan :
  1. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter, untuk masing-masing kelompok
  2. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu.
  3. Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik, dihubungkan dengan bambu pasangannya.
  4. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan
  5. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali.
  6. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus, artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis
  7. Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut.
  8. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya.
Teaching point :
-          Kekompakan team
-          Team work/kerjasama yang bagus.
-          Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita
-          Kesabaran
-          Kepedulian terhadap sesama

Mini Labirin

Games ini termasuk dalam kategori middle games. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor)
Peralatan yang dibutuhkan :
  1. Tambang plastik
  2. Kelereng
  3. Triplek diameter 1×1 meter
  4. Gabus
  5. Tutup mata/slayer
Cara permainan :
  1. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini. Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya
  2. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin
  3. Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut
  4. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin.
  5. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut.
  6. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya
  7. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya, kecuali ketua kelompoknya.
  8. Selamat mencoba …..
Teaching point :
  1. Melatih kesabaran
  2. Melatih kekompakan tim
  3. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain

ü Get Our Dream

Tujuan Permainan :
  1. Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian
  2. Mampu belajar dari pengalaman yang salah
Alat :
  1. Tali plastik kecil
  2. Carabineer
  3. Kerta bertuliskan impian peserta
Cara permainan :
  1. Tali diikatkan pada pohon-pohon
  2. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik, sehingga tulisan tidak terlihat
  3. Peserta diberi carabineer
  4. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah, sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung
  5. Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain, mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut.
  6. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri.
  7. Apabila peserta menemukan impian temannya, maka harus dikembalikan ke tempat semula
  8. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri, peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama