MAHAKARTA

MAHAKARTA

Kamis, 20 November 2014

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN SATUAN TUGAS LOMBA JEJAK KAKI

CONTOH 
LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN SATUAN TUGAS LOMBA JEJAK KAKI ANTAR SMA SE DIY – JATENG



LAMBANG MENWA.jpg



SATUAN RESIMEN MAHASISWA
UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA
2012

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
LOMBA JEJAK KAKI ANTAR SMA/SEDERAJAT SE-DIY JATENG
KOMANDO RESIMEN MAHASISWA
UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA
2012

Prajna Vira Dharma Cevana
“ Memenuhi kewajiban sebagai pejuang dan pemikir “

I.         PENDAHULUAN
1.      Nama Kegiatan:
Lomba Jejak Kaki Antar SMA/Sederajat Se-DIY Jateng
2.      Tema:
“Melalui 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD’45, Bhineka Tunggal Ika, NKRI) Kita Bentuk Generasi Muda Yang Tangguh”

LATAR BELAKANG
Resimen Mahasiswa Indonesia sebagai salah satu wadah yang berperan dalam membentuk jiwa dan karakter generasi bangsa yang handal, berwawasan kebangsaan, penuh kreativitas dan dedikasi untuk menyongsong hari depan yang lebih baik. Kesadaran belanegara lebih terfokus dan bersifat universal serta penerapannya lebih fleksibel sesuai kepentingan Nasional dan perkembangan jaman yang berorientasi pada kepentingan, kebutuhan situasi dan kondisi perkembangan masyarakat, sehingga terwujud warga negara Indonesia yang memiliki kesadaran bela negara, berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air. Peningkatan kesadaran bela negara merupakan bagian penting dari Ketahanan Nasional yang berfungsi untuk meningkatkan motif moral. Kemampuan ini berguna untuk menumbuhkan kemampuan partisipatif warga negara dalam wujud kemampuan melakukan kontrol sosial yang dilandasi nilai moral kebangsaan.
Berbagai fakta dan fenomena yang berkembang menunjukkan bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang ditandai terutama oleh kemerosotan akhlak dan degradasi wawasan kebangsaan, seperti tercermin dalam perilaku yang lebih mengedepankan nilai-nilai individualisme, pragmatisme, dan liberalisme sehingga menggerus nilai-nilai gotong royong, musyawarah mufakat, toleransi, persatuan dan kesatuan.
Kemajemukan bangsa Indonesia disadari sebagai hal yang menjadikan bangsa ini unik, karena terdiri dari berbagai suku dan bahasa, dengan keanekaragaman budaya. Kemajemukan itu bisa berpotensi disintegrasi jika antara satu dan lain tidak merasa sebagai bagian dari entitas bernama Indonesia. Menyadarkan bahwa kita memiliki keanekaragaman, namun kesemuanya satu, suatu tekad yang telah dicanangkan sejak Sumpah Pemuda. Tanpanya, setiap daerah, setiap entitas etnis, suku, dan kelompok akan merasa dapat berdiri sendiri tanpa suatu wadah negara Indonesia.
Oleh karenanya, sangat perlu direnungkan kembali apakah kita masih berpegang dengan empat pilar tersebut guna menopang negara dan bangsa yang kita proklamasikan pada 17 Agustus 1945. Perwujudan Empat Pilar Kebangsaan Indonesia yang menjadi dasar kekuatan bangsa Indonesia saat ini dirasakan harus segera diimplementasikan kedalam perwujudan dan yang lebih kongret dan nyata.
Dalam rangka usaha mendukung kondisi diatas maka Resimen Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta akan mengadakan kegiatan Lomba Jejak Kaki Antar SMA/Sederajat Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dimana pelajar selaku kader-kader pembangunan perlu ditumbuh kembangkan mengenai wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.
TUJUAN KEGIATAN
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah:
1.    Untuk meningkatkan rasa bela negara bagi pelajar sebagai kader pembangunan bangsa.
2.    Menanamkan pokok empat pilar kebangsaan di kalangan pemuda.
3.    Sebagai wadah bagi para pelajar SMA sederajat untuk unjuk kemampuan serta kreatifitasnya guna bekal pengalaman tampil kedepan.
4.    Untuk meningkatkan brand image Universitas Mercu Buana Yogyakarta terhadap masyarakat umum dan khususnya terhadap siswa/i SMA.
5.    Sebagai pembelajaran anggota Resimen Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta dalam merencanakan dan mengadakan suatu kegiatan.

II.      REALISASI PROGRAM KEGIATAN
Alhamdulillah hirobil ‘alamin. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Sehingga dapat terlaksananya kegiatan Lomba Jejak Kaki Antar SMA/Sederajat Se-DIY Jateng ini dengan lancar dan aman serta tanpa ada kendala yang berarti. Pelaporan yang akan kami jabarkan adalah sebagai berikut:

       REALISASI KEGIATAN
Pada Lomba Jejak Kaki ini dikategorikan kedalam 6 pos dan dengan juri yaitu:
1.    Pos 1 sebagai pos Pancasila (tertulis) POLSEK SEDAYU
2.    Pos 2 sebagai pos PPPK (praktek Pertolongan pertama kasus patah tulang dan perdarahan serta cara pemindahan pasien ) PMI CAB. KOTA JOGJA
3.    Pos 3 sebagai pos mountenering (praktek SRT) BASARNAS (2 orang)
4.    Pos 4 sebagai pos UUD’45 (tertulis) KESBANGLINMAS DIY
5.    Pos 5 sebagai pos wawasan kebangsaan (tertulis) LANAL YOGYA
6.    Pos 6 sebagai pos PBB (praktek gerakan ditempat, gerakan berjalan, gerakan berpindah dengan total 17 gerakan) KORAMIL SEDAYU (2 orang)
Dengan jumlah juri ada 8 orang. Daftar terlampir
WAKTU DAN pelaksanaan
A.    Waktu kegiatan
Hari/tanggal
Agenda
Waktu
Tempat
Jumat,
22 Sept 2012
TM Peserta
16.00 – 17.30
Kampus 1 UMBY
Sabtu,
29 Sept 2012
TM Juri
10.00 – 12.00
Kampus 1 UMBY
Minggu,
30 Sept 2012
Pelaksanaan Lomba:
Registrasi Peserta
Upacara Pembukaan
Pelaksanaan Lomba
Materi Ular
Pengumuman Pemenang dan Penutup

06.30-07.30
08.00-09.00
09.00-17.00
17.00-18.00
18.30-19.00


Kampus 1 UMBY  Sedayu dan sekitarnya

B.     Tempat Kegiatan
1.      Upacara Pembukaan dan Penutupan lomba dilaksanakan di Kampus 1 UMB-Yogyakarta Jl. Wates km 7 Sedayu, Bantul, Yogyakarta.
2.      Rute perjalanan lomba : Start dari Kampus UMBY – Bandut Kidul – Semampir – Sundi – Gunung Polo – Kali Joho – Klangon (jembatan bantar) – Gunung Mojo – Gayam – Jaten – Sedayu – Finish Kampus UMBY. Dengan jarak sekitar 15 km.
C.       Pelaksanaan
a.       Kegiatan dimulai pada pukul 06.30 dengan registrasi ulang peserta. Upacara pembukaan dimulai pukul 08.30 dan di buka langsung oleh Komandan Kodim Bantul selaku Pembina Upacara.
b.      Kemudian Peserta melakukan perjalanan sesuai rute yang telah di siapkan oleh panitia dan melewati POS. Dimana peserta mengerjakan soal/tes yang telah disiapkan.
c.       Soal dari tes yang diujikan langsung disiapkan oleh Tim Juri dari masing-masing bidang. (soal terlampir)
d.      Kriteria penilaian meliputi kekompakan, kerapian, keberhasilan dalam menjalankan tes/uji, kecepatan waktu.
e.       Setelah peserta melakukan perjalanan, peserta juga mendapat materi ular. Dimana terdapat materi dan juga interaksi terhadap ular yang dibawa pemateri. Materi yang diberikan berupa macam jenis ular, macam jenis gigitan, penanganan jika bertemu/tergigit ular.
f.       Kegiatan ditutup pada pukul 18.30. Dengan pembina upacara Perwakilan dari Bupati Bantul. Kemudian diumumkan hasil pemenang kejuaraan. (terlampir).
D.    Peserta.
Pada Kegiatan ini, jumlah peserta yang mengikuti ada 15 tim @6-10 orang. Dengan total sejumlah 127 peserta. Daftar perserta terlampir.

III.   PERMASALAHAN DAN KENDALA
Dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan Lomba Jejak Kaki Antar SMA/Sederajat Se-DIY Jateng tetap masih ada permasalaha dan kendala yang kami hadapi. Permasalahan dan Kendala yang kami hadapi diantaranya:
1.      Koordinasi antar panitia masih sangat kurang. Terutama panitia yang direktut dari luar Menwa UMBY. Koordinasi dengan panitia luar baru dilakukan beberapa hari sebelum pelaksanaan.
2.      Persiapan yang juga masih dirasa kurang. Dalam hal ini, persiapan dilakukan sekitar sebulan sebelum kegiatan.
3.      Waktu pelaksanaan yang mendekati MID semester SMA menjadi kendala jumlah perseta yang tidak sesuai target. Kegiatan pada hari minggu, sedangkan MID SMA hari senin juga sudah mulai.
4.      Tanda pada rute lomba juga kurang jelas. Sehingga pada waktu pelaksanaan ada juga peserta yang tidak mengikuti rute/kesasar. Tapi tetap masih dapat di kondisikan. Serta rute yang dijalankan berdasarkan waktu yang dibutuhkan dirasa masih terlalu jauh.
5.      Pada tiap POS sudah sesuai pada waktu yang ditentukan. Namun pada POS Mountenering tidak sesuai waktu. Yang tadinya ditentukan 15 menit, tapi menjadi 30 menit tiap tim. Sehingga kegiatan menjadi molor/selesai pada pukul 19.00.
6.      Jumlah panitia dalam kegiatan ini masih dirasa kurang. Yaitu untuk pos bayangan rute, tim konsumsi, dan tim kesehatan.
7.      Penyebaran undangan untuk tamu pada upacara pembukaan dan penutupan terlalu mepet. Sehingga tamu undangan yang hadir tidak sesuai harapan. Namun untuk pembina upacara masih sesuai harapan.
8.      Tim kesehatan yang mobile masih dirasa kurang. Sehingga ada perserta yang keseleo tidak langsung teratasi, tapi menunggu terlebih dahulu baru dapat teratasi.
9.      Untuk penunjuk arah dirasa kurang jelas jadi banyak peserta lomba yang nyasar tidak sesua dengan rute yang panitia sediakan, yang mengakibatkan molornya waktu.

IV.   REKOMENDASI DAN SARAN
Untuk keberlanjutan kegiatan ini kedepannya, rekomendasi dan saran diantaranya:
1.      Koordinasi dengan seluruh panitia agar dapat dilakukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.
2.      Persiapan untuk kegiatan sebesar ini, diharap dua bulan sebelum kegiatan.
3.      Untuk kegiatan sebesar ini, masih dirasa panitia yang dibutuhkan lebih banyak.
4.      Waktu pelaksanaa bisa lebih disesuaikan dengan Kegiatan Belajar anak-anak SMA/Sederajat. Serta ditambah publikasi yang lebih baik.
5.      Rute perjalanan yang dibuat jangan terlalu jauh dan tanda arah dapat dibuat dengan lebih jelas.
6.      Waktu pengerjaan pada masing-masing POS agar sesuai dengan kesepakatan awal, sehingga tidak terjadi kemoloran.
7.      Tim kesehatan yang mobile ditambah.

V.      SUSUNAN KEPANITIAAN.
Terlampir.

VI.   REALISASI ANGGARAN BIAYA.
Terlampir.

VII. KESEKRETARIATAN
Terlampir.

VIII.       PENUTUP.
Demikian laporan pertanggungjawaban ini dibuat, semoga dapat diterima semua pihak dan dapat membantu terlaksananya kegiatan berikutnya.
IX.   Kegiatan ini didukung oleh:
1.    KESBANGLINMAS DIY
2.    UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA
3.    SATMENWA UMBY
4.    INSTANSI TERKAIT
















Lampiran.
SATUAN TUGAS
LOMBA JEJAK KAKI ANTAR SMA/SEDERAJAT SE-DIY JATENG
KOMANDO RESIMEN MAHASISWA                                                                                          
SATUAN UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA
2012

Pelindung                                : 1.Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta
                                                ( Sri Sultan Hamengkubuwono ke X)
  2. Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta
           (Dr. Alimatus S. M.Si, MM .)
                                         
Penasehat                                : 1.Wakil Rektor I Univ. Mercu Buana Yogyakarta
         (Dr. Ir. Wisnu Adi Yulianto, MP)
                                                  2. Kepala Bagian Pengendalian Kegiatan Kemahasiswaan
                                                (Gumirlang Wicaksono, SE.MBA)
                                                  3. Ketua Alumni Menwa UMBY
                                                ( Ir. Tri Agus Haryadi )

Penanggung Jawab                 : Wahyu Adikuncara
           (Komandan Satuan Menwa UMB-Yogya)

Ketua Panitia (Dansatgas)      : Ghofar Ismail
Sekretaris                                : Moch. Irfan Hadi
Bendahara                               : Zanny Varah
Koordinator Lomba                 : M. Akbar Setiawan, Frozan ismatulahri Asmara
Koordinator Humas                 : Cahyo Dwi Pradana, Yoh. Alfitno
Koordinator PDD                     : Eko Riyanto, Noni Anggraini
Koordinator Acara                   : Fahri Asmara
Koordinator Konsumsi            : Tri Darwaji, Bastari
Koordinator Perlengkapan       : Irwan Wahyono, Ratna Dewi
Koordinator Kesehatan            : Angga, Happy annita, Luthfia vienussia
Koordinator Keamanan           : Anjar Sulistya Budi
Membantu Juri pada Pos          :Dedi Fuliyanto, Padmawati, Rantauna, Rahman, BudiA. Abdul Aziz, Dian Andriyanto
Pembantu umum                      : Wahyu, Hendrik, Edi, Ratna, Ahmad
Total keseluruhan panitia         : 30 orang